Tuesday, 15 October 2013

Pergi

Langit dan hatiku terdiam sesaat
Tertegun melihat indahnya paras senyummu
Hingga debu2 pun enggan
Tuk sekedar menyisip menghalangi
Tapi siapalah aku
Yang hanya mampu mengagumi
Tanpa berani tuk sekedar menyapa
Serasa tidak pantas..
Serasa begitu hina..
Hingga tak ku ucapkan sedikitpun kata hingga kau berlalu..
Pergi

Monday, 14 October 2013

Senja ini dengan jutaan puisi untukmu

malam bak hitam jelaga,
 purnama pun enggan ada,
dimana engkau berada,
tanpa terang hatimu tersesat aku jadinya

       setidaknya manis senyum dan hangat sapa adalah pelipur lara,
       saat malam gulaku habis dan kopiku pahit jadinya
       pinjami aku sayapmu bidadari,
       agar bisa kususul kamu,
       ketempat dimana cinta ada tanpa dicela

temani aku bidadari,
temaniku lewati sabtu malam ini,
yang beri gundah hati,
saat jauhmu tak dapat dipungkiri

Monday, 30 September 2013

Pandangan Pertama

langkah pun terbuka
disaat aku mulai tidak yakin dengan asa,
disaat semua ini terasa hampa

kau hadir dengan sejuta tanda tanya
membuatku bingung ,
membuatku malu
membuatku seolah menjadi siswa smp yang sedang dilanda cinta monyet
serba salah
takut salah
akhirnya memang selalu salah.

pertemuan itu pun berlangsung sekejap saja
dan tak puas nya aku memandangi mu
seolah tak ingin membiarkan mu pergi
serasa ingin sekali tuk bersama
 
entahlah,
mungkin karena sudah lama tak ada yang mengisi hati ini
karena memang sudah lama tak ada yang spesial saat merayakan ulang tahun

akhirnya
setelah pertemuan itu aku pun bingung tuk memulai
sekedar menyatakan hai/apa kabar/sedang apa

entahlah
biarkan mengalir

Sunday, 18 August 2013

Riwayat Hidup nafriyanto / nafri / nofri / novri SD-SMP

Lahir di Jakarta 14 Nopember 1990, anak ke 2 dari 4 bersaudara . Memulai pendidikan di SDN Mekarsari 03 . Awalnya w ga kidal, tapi berhubung kecelakaan sewaktu kelas 4 SD yang menyebabkan tangan kanan w di gypsum, terpaksa w pake tangan yang tersisa untuk nulis. the end w make tangan kiri buat nulis. salah nya w pas udah sembuh malah lupa balik lagi ke tangan kanan . ywd berhubung udah pewe, nikmatilah ..hehhe pas SD cukup banyak yang w jadiin sahabat , mulai dari yang terpinter smpe yang terbandel.. hehehe . maksudnya si biar w ikutan tenar gtu.. maklum keahlian w kan banyak(klise). setamatnya dari SD w ngelanjutin ke SMP. Kebetulan NEM w waktu itu GEDE.. hehehe jadi w bisa masuk ke Sekolah Favorit di bekasi tanpa hambatan (TOL kalii) nah di SMP N 1 Tambun Selatan lah w memulai masa pubertas, disana w banyak banget naksir sama cewek, mulai dari kelas 1 ada, kelas 2 ada, kelas 3 jg ada.. hadeuhh.. cm masalahnya ga ada yang w jadiin pacar. wkwkwkwk. (malu brohh)

Monday, 20 February 2012

kata mutiara

User : nafriquibels
 Lebih baik melihat kedepan dan bersiap daripada melihat ke belakang dan menyesali semuanya.
 Jangan biarkan ketidakpedulian ,kebencian,dengki, oranglain mempengaruhi kemampuan anda untuk menjadi sebaik-baiknya.
 Jangan terlalu berfokus untuk membutuhkan seseorang ,tp berfokuslah menjadi yg dibutuhkan orang tersebut.
 Masa kecil npenuh permainan ,belajarlah. Masa muda penuh semangat ,berjuanglah,masa tua penuh kenagan,berbahagialah.
 Semakin sedikit waktu yang habiskan berdebat dengan orang yg anda sayangi ,semakin banyak waktu anda miliki untuk mencintai mereka.
 Jangan mencoba merubah orang lain ,berilah dukungan anda kepada mereka dan pimpin mereka dengan contoh.
 Semua hal bias kita lakukan baik dan buruk ,namun ingatlah sahabat tidak semuanya patut kita lakukan.

Tuesday, 5 July 2011

Puisi mantan


Terus kurenungkan
betapa ku kehilangan mu
Betapa ku sesali diiriku
Betapa ku caci pendirianku

Tak ku jaga dirimu
Tak ku cintai cintamu
Tak ku bahagiakan waktu bersama mu

Di dalam doa ku ingat dirimu
Sungguh hina hatiku menyakitimu
Tak cukup air mata tuk memaafkan ku
Dalam diam ku teringat kesalahan ku
Ku harap kau maaf kan ku

Puisi Mantan


Puisi mantan
Terus kurenungkan
betapa ku kehilangan mu
Betapa ku sesali diiriku
Betapa ku caci pendirianku

Tak ku jaga dirimu
Tak ku cintai cintamu
Tak ku bahagiakan waktu bersama mu

Di dalam doa ku ingat dirimu
Sungguh hina hatiku menyakitimu
Tak cukup air mata tuk memaafkan ku
Dalam diam ku teringat kesalahan ku
Ku harap kau maaf kan ku